Presiden SBY menambahkan, surat dari Presiden Bank Dunia diterima usai melaksanakan rapat kerja di Tampak Siring, Bali, 30 April silam. Surat bertanggal 25 April itu mencantumkan secara eksplisit niat mengangkat Menkeu Sri Mulyani untuk menduduki jabatan nomor dua di organisasi tersebut. "Setelah saya pelajari dan menanggap itu posisi yang strategis, respon saya setuju," tutur Presiden SBY. "Dengan catatan, sebelum menempati posisi baru, saya berharap Sri Mulyani merampungkan tugas-tugasnya di dalam negeri.
Presiden Yudhoyono mengakui telah menerima surat pengunduran diri Sri Mulyani dan menyetujuinya untuk mundur dari jabatan Menteri Keuangan di Kabinet Indonesia Bersatu II. Dengan mundurnya Sri Mulyani, Indonesia kehilangan salah satu menteri terbaiknya. "Kita kehilangan salah satu menteri terbaik," ujar Presiden Yudhoyono [Liputan6.com]
[lihat video berita]
UT OMNES UNUM SINT
Tim RedWariat 2009
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar