- GMKI UNIKA SANTO THOMAS SUMATERA UTARA MEDAN - GMKI UNIKA SANTO THOMAS SUMATERA UTARA MEDAN - GMKI UNIKA SANTO THOMAS SUMATERA UTARA MEDAN - GMKI UNIKA SANTO THOMAS SUMATERA UTARA MEDAN -


NATAL GMKI UNIKA 2010

Syalooom,saudaraku........

Selamat datang di blog resmi GMKI komisariat Unika St.Thomas Sumatera Utara. Ut Omnes Unum Sint....

teriring salam dari PK 2010-2011...
Tampilkan postingan dengan label Kabar INDONESIA-ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar INDONESIA-ku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Mei 2010

Bank Dunia "Melamar" Sri Mulyani Bulan Lalu

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan, Bank Dunia menyampaikan niat baiknya untuk mengangkat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai Managing Director Bank Dunia pada April silam. "Respons saya menunggu permintaan resmi atau surat dari Presiden Bank Dunia Robert Zoellik dengan peran yang akan diberikan kepada Sri Mulyani," kata Presiden Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (5/5) dalam sebuah keterangan pers khusus.

Presiden SBY menambahkan, surat dari Presiden Bank Dunia diterima usai melaksanakan rapat kerja di Tampak Siring, Bali, 30 April silam. Surat bertanggal 25 April itu mencantumkan secara eksplisit niat mengangkat Menkeu Sri Mulyani untuk menduduki jabatan nomor dua di organisasi tersebut. "Setelah saya pelajari dan menanggap itu posisi yang strategis, respon saya setuju," tutur Presiden SBY. "Dengan catatan, sebelum menempati posisi baru, saya berharap Sri Mulyani merampungkan tugas-tugasnya di dalam negeri.

Presiden Yudhoyono mengakui telah menerima surat pengunduran diri Sri Mulyani dan menyetujuinya untuk mundur dari jabatan Menteri Keuangan di Kabinet Indonesia Bersatu II. Dengan mundurnya Sri Mulyani, Indonesia kehilangan salah satu menteri terbaiknya. "Kita kehilangan salah satu menteri terbaik," ujar Presiden Yudhoyono [Liputan6.com]


[lihat video berita]


UT OMNES UNUM SINT
Tim RedWariat 2009

Rabu, 21 April 2010

Hari Kartini, Sopir Busway Perempuan Berkebaya

Sebagaimana setiap perayaan Hari Kartini, para pengemudi perempuan Transjakarta mengenakan pakaian kebaya.

“Hari Kartini semua pegawai wanita di front liner mengenakan kebaya. Ini sudah rutin setiap perayaan Hari Kartini,” ujar Staf Humas Transjakarta, Prasetya Budi kepada okezone, Rabu (21/4/2010).

Dia menjelaskan, selain sopir juga ada petugas tiket dan lainnya yang berada di lapangan mengenakan kebaya.

Menurut Prasetya, tradisi mengenakan kebaya ini merupakan upaya untuk menghargai jasa RA Kartini dengan emansipasinya, sehingga pekerjaan laki-laki pun kini juga bisa dilakoni kaum perempuan.

Dari sekira 1.000 total sopir Transjakarta saat ini, lanjut Prasetya sebanyak 116 di antaranya merupakan perempuan. Jumlah ini terus meningkat dibanding saat moda transportasi yang mulai beroperasi pada 2005 ini beroperasi. [OkeZone.com]
UT OMNES UNUM SINT
Tim RedWariat 2009

Polwan Berpakaian Kebaya di Hari Kartini


Liputan6.com, Jakarta: Banyak cara memperingati Hari Kartini. Salah satunya tentu memakai kebaya, pakaian khas Raden Ajeng Kartini. Beragam profesi pun menikmati kesibukan bekerja sambil berkebaya. Salah satunya polisi wanita di Kediri, Jawa Timur.

Berdasarkan pantauan SCTV, Rabu (21/4), para polwan tidak hanya melayani para pengemudi kendaraan, tetapi secara simpatik memberikan sekuntum bunga. Sejumlah pengguna jalan tampak senang dengan tampilan para polwan tersebut.

Pemandangan semarak juga terlihat di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum di Jalan Pramuka, Jakarta Pusat. Seluruh pekerjanya mengenakan baju khas abang none Betawi. Pembeli terhibur dengan pelayanan yang tidak biasa ini.

Tak mau ketinggalan, seluruh petugas bus Transjakarta tampil berbeda khusus di Hari Kartini ini. Seluruh pegawai perempuan mengenakan kebaya. Ada sekitar 116 sopir bus, 478 petugas tiket, dan 106 petugasa keamanan perempuan mengenakan kebaya.


[klik disini untuk melihat video berita terkait]

sumber: Liputan6.com


UT OMNES UNUM SINT
Tim RedWariat 2009

Rabu, 31 Maret 2010

Buruh Angkat Pelabuhan Demo

Seratus lebih buruh angkat Pelabuhan Muaro Padang, Sumatra Barat, Selasa (30/3) siang berunjuk rasa di Kantor DPRD Kota Padang. Massa menuntut segera dilakukan pengerukan pelabuhan akibat pendangkalan di muara Sungai Batang Harau. Kondisi ini mengakibatkan kapal tak bisa berlabuh. Dampaknya, penghasilan para buruh angkat pelabuhan menipis.

Kondisi itu sudah terjadi hampir enam bulan lamanya. Pendangkalan akibat material tanah dan sampah yang terbawa arus sungai dari hulu yang menumpuk di muara. Kondisi diperparah karena adanya bangunan kafe yang membentang di tengah-tengah sungai. Pemerintah Kota Padang pernah berjanji. Tapi belum juga terlaksana.

[klik disini untuk melihat video berita terkait]

sumber: Liputan6.com

UT OMNES UNUM SINT
Tim RedWariat 2009

Kasus Gayus Tambunan memberi pelajaran di jajaran kementerian keuangan. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan di Jakarta, Selasa (30/3), ada kelemahan mendasar pada sistem pengawasan di kementerian yang dipimpinnya. Padahal menurut Sri, sudah ada bagian pengawasan kepatuhan internal di Direktorat Jenderal Pajak.

Pernyataan Sri Mulyani disampaikan di hadapan seluruh jajaran pimpinan kementerian keuangan, termasuk Ditjen Pajak. Sri Mulyani sebelumnya menonaktifkan sepuluh pejabat pajak yang menjadi atasan Gayus di Dirjen Pajak selama dua pekan. Mereka dinonaktifkan hingga pemeriksaan oleh Direktorat Kepatuhan Internal Transformasi Sumber Daya Aparatur Pajak selesai

[klik disini untuk melihat video berita terkait]

sumber: Liputan6.com

UT OMNES UNUM SINT
Tim RedWariat 2009